Perusahaan aplikasi berbasis transportasi Grab mengumumkan telah menurunkan batas lonjakan harga untuk membantu konsumen menyesuaikan kembali biaya perjalanan sebesar PHP2 atau Rp540 per menit.
Penurunan biaya perjalanan ini efektif berlaku pada Jumat, 21 September kemarin, dan sesuai dengan perintah Badan Waralaba dan Pengaturan Transportasi Darat (LTFRB) Filipina. Mengutip situs ABS-CBN, Sabtu, 22 September 2018, Juru Bicara Grab Filipina, Leo Gonzales, mengaku lonjakan harga pada jam sibuk turun 1,6 kali dari 2 kali.
"Untuk membantu para penumpang kami mengatasi penyesuaian anggaran transportasi harian mereka, kami akan menurunkan sementara harga lonjakan kami menjadi 1,6 kali, bukan 2 kali," kata Leo Gonzales, kepala urusan publik Grab Filipina.
Ia mengatakan, surge pricing atau harga ramai dengan biaya di muka ini dihitung berdasarkan waktu yang dicakup serta jarak yang ditempuh dalam perjalanan. Leo menegaskan bahwa harga ini berbeda dengan tarif dasar.
Leo menyebut pengenaan kembali komponen waktu perjalanan dapat membantu meningkatkan pendapatan mitra pengemudi atau driver. Penangguhan biaya tambahan PHP2 per menit telah 'memaksa driver untuk mencari penumpang secara offline' karena dinilai tidak lagi menguntungkan mereka.

Post a Comment